DESA BLIMBINGREJO KECAMATAN NALUMSARI KABUPATEN JEPARA
Desa Blimbingrejo merupakan salah satu desa yang ada di kecamatan Nalumsari Kabupaten Jepara Provinsi Jawa Tengah (Kode pos: 59466).
Desa Blimbingrejo memiliki luas wilayah 401,80 Ha dengan batas-batas sebagai berikut :
Utara : Desa Tunggul Pandean
Selatan : Kecamatan Mijen (Kab. Demak)
Timur : Kecamatan Kaliwungu (Kab. Kudus)
Barat : Kecamatan Mayong
Desa Blimbingrejo terdiri dari 5 RW dan 33 RT.
Kepadatan
Desa Blimbingrejo memiliki jumlah penduduk laki-laki 3.495 jiwa, perempuan 3.433 jiwa, dan jumlah kepala keluarga 2.370 KK.
Desa Blimbingrejo menjadi sentra ukir gebyok di Kecamatan Nalumsari.
Desa ini sudah menjadi Sentra Ukir Gebyok sejak tahun 1980-an hingga sekarang. Saat ini di desa tersebut sudah ada 90 orang pengrajin, dengan jumlah total pekerja mencapai lebih dari 300 orang. Karena dari setiap pengrajin besar bisa memperkerjakan 6-14 orang, sedangkan untuk pengrajin kecil biasanya memperkerjakan sebanyak 2-3 karyawan saja.
Struktur Pemerintahan Desa Blimbingrejo :
1.SUTOYO AH., S.Pd. ➡ PETINGGI
2.DWI ZULISTRIYANI, S.Sos.➡CARIK
3.MUHADI ➡KAMITUWO I
4.H. HARIRI, BA➡KAMITUWO II
5.SHOLIHUL HUDA ➡KAMITUWO III
6.SUPARDANI➡KEBAYAN
8.DARMUJI ➡LADU
9.Drs. KASBULLAH ➡MODIN
10.SUTRIYONO ➡KAUR KEUANGAN
11.H. KASTO PARSONO ➡KAUR TATA USAHA
12.ASTIR RETNOWATI ➡PEMBANTU KEBAYAN
13.TONI ➡PEMBANTU LADU
14.NGASIRAN ➡PEMBANTU MODIN
Sejarah
Suatu hari, di kerajaan Jepara tinggalah seorang raja Jepara, dia di karuniai seorang putra yang bernama Rejo Jaya Diningrat. Rejo sangat terobsesi dengan dunia tumbuhan, tetapi keinginannya untuk membuat dunia tumbuhan di belakang istana di tolak oleh ayahnya, karena dia ingin di latih jadi pangeran yang bijak. Dia memutuskan kabur dari istana, untuk mwujudkan impiannya itu, tanpa sepengetahuan penghuni istana. Akhirnya dengan keberaniannya, dia pergi dan bersinggah dari desa ke desa, sambil mengamati tumbuhan yang ada di daerah tersebut. Setelah itu dia mengamati, ada sebuah tanaman yang tak bisa hidup di daerah manapun, itu adalah tanaman Belimbing, Akhirnya dia memutuskan untuk mencari tanaman yang serupa, Dalam pencariannya dia berhenti di sebuah tempat yang indah dan tak ada pnghuninya, dia tak sengaja meletakkan tanaman blimbing yang mati tersebut. Dengan ajaib tiba-tiba tanaman itu hidup dan tumbuh dengan cepat, dan mulai di datangi banyak orang. Sehingga tempat itu di namakan Blimbingrejo yang artinya Belimbingnya Rejo Jaya Diningrat.
Komentar
Posting Komentar